Tampilkan postingan dengan label sanitasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sanitasi. Tampilkan semua postingan

Desa Sukunan, I'm in Love!

Posted Minggu, 07 September 2014 by Retno Arienta Sari
Perlahan ku buka kelopak mataku yang sudah terpejam 40 menit
Kudongakan kepala dan menggerakan leher ke arah jendela
Lantas aku keluar dan segera menyusuri jalan setapak dengan perlahan
Berkali-kali aku mengerjapkan mata tak percaya
Tempat apa ini? 
Apakah aku masih di alam mimpi?
Aku hirup udara dalam-dalam
Tuhan, jika aku memang sedang bermimpi, biarkan aku lebih lama di sini
Kutatap kembali keadaan sekitar
Apakah daerah ini berpenghuni?
Jika iya, kemana perginya sampah yang mereka hasilkan?
Mengapa tak satupun sampah terlihat oleh kedua mataku?
Aku berlari menuju pusat keramaian
Ternyata daerah ini berpenghuni
Aku sadar aku tidak sedang bermimpi
Tempat ini nyata
Aku memandang ke salah satu tiang besar yang terdapat di sana
 Aku tersenyum 
Tiang itu bertuliskan
DESA SUKUNAN YOGYAKARTA

 WELCOME TO YOGYAKARTA! Aku mendapkan undangan untuk mengikuti Penyegaran Duta Sanitasi se-Indonesia Barat dan Tengah! Alhamdulillah, bisa kembali me-refresh dan menambah pengetahuan sanitasi sekaligus reuni sama teman-teman.

Banyak sekali kegiatan yang kami lakukan di sana. Namun kali ini, aku akan membahas khusus tentang kunjungan ke Desa Sukunan! Seperti apa Desa Sukunan itu? Hal istimewa apa saja yang ada di sana? Yuk kita intip!



Apa itu Sanitasi?

Posted Sabtu, 11 Februari 2012 by Retno Arienta Sari
S-A-N-I-T-A-S-I

1 kata, 8 huruf, berjuta makna.

Mayoritas masyarakat tidak mengetahui makna sebenarnya dari sanitasi, terlebih lagi banyak yang tidak mengetahui sanitasi itu apa. Ketika saya ditanya, "Retno, kamu duta sanitasi? Itu ngapain sih? Duta-nya sampah gitu?" ada lagi yang berkata, "Duta yang ngurusin tinja?" dan bahkan ada juga yang berkata, "Duta ASI untuk Ibu-ibu yaa, Retno?". Beberapa pertanyaan yang dilontarkan itu sudah cukup membuktikan bahwa hanya sebagian kecil masyarakat yang mengerti apa itu sanitasi.

Sebelum membahas lebih jauh, saya akan menjelaskan pengertian dari sanitasi. Menurut wikipedia, Sanitasi adalah perilaku disengaja dalam pembudayaan hidup bersih dengan maksud mencegah manusia bersentuhan langsung dengan kotoran dan bahan buangan berbahaya lainnya dengan harapan usaha ini akan menjaga dan meningkatkan kesehatan manusia. Atau singkatnya, Sanitasi adalah usaha untuk membudayakan hidup bersih agar kesehatan manusia terjamin.

Sanitasi dibagi menjadi 3 sektor, yaitu sampah, air limbah, dan drainase. Wah apalagi itu? Baiklah saya akan jelaskan satu persatu :)

1. PERSAMPAHAN
     Semua pasti sudah tau apa itu sampah. Sampah adalah material sisa dari berakhirnya suatu proses. Kalau sudah membahas sampah, mayoritas dari kita langsung berpikir sesuatu yang tidak bisa berguna lagi. Bayangkan, setiap manusia pasti menghasilkan sampah. Kalau sampah dari masyarakat tersebut hanya dibuang begitu saja, sampah tersebut akan menggunung dan mengganggu aktivitas kita. Bahkan tidak hanya mengganggu, namun menimbulkan kerugian seperti timbulnya berbagai penyakit!
      Sampah menurut sifatnya secara umum dibagi menjadi 2 yaitu sampah organik dan anorganik. Sampah organik yaitu sampah yang mudah membusuk seperti sisa makanan, sayuran, daun-daun kering, dan sebagainya. Sementara sampah anorganik yaitu sampah yang tidak mudah membusuk, seperti plastik wadah pembungkus makanan, kertas, plastik mainan, botol dan gelas minuman, kaleng, kayu, dan sebagainya. 
      
2. AIR LIMBAH
      Menurut wikipedia, Air limbah adalah air yang telah mengalami penurunan kualitas karena pengaruh manusia. Air limbah ini berasal dari limbah manusia (feses, urin, tisu toilet), pengeluaran septic tank, air sisa mencuci (detergen), air yang berasal dari sawah yang diberi pestisida, dan sebagainya. Air limbah mengandung banyak sekali bakteri yang jika terkena langsung oleh manusia bahkan dikonsumsi, bisa menyebabkan berbagai penyakit. Makanya, kita harus jaga kebersihan lingkungan kita sebelum berbagai penyakit yang menghampiri kita.

3. DRAINASE 
       Drainase adalah pembuangan massa air secara alami atau buatan dari permukaan atau bawah permukaan dari suatu tempat. Pembuangan ini dapat dilakukan dengan mengalirkan, menguras, membuang, atau mengalihkan air. Contoh sederhananya adalah ketika hujan. Kalau drainasenya atau gorong-gorong (siring) tidak baik dan tersumbat, maka air hujan akan meluap dan menimbulkan banjir. Mungkin terlihat sepele, namun ternyata dapat berakibat besar! 

Jadi, sudah paham kan dengan sanitasi dan sektornya? Teman-teman saya banyak yang bertanya, untuk apa sih menjadi seorang duta sanitasi, padahal masih banyak kegiatan lainnya yang bisa dilakukan, bukan hanya mengurusi sampah atau feses manusia. Saya tersenyum dan mengatakan bahwa kalau tidak ada yang mau peduli, siapa lagi. Kalau kita menginginkan orang lain peduli, kita harus memulainya dari diri kita sendiri. Lagi pula, peduli sanitasi itu bukan hal yang aneh menurut saya. Sesuatu yang diniatkan dengan baik, hasilnya pun akan baik. Semangat peduli sanitasi!

SAMPAH, BAGAIMANA MENANGGULANGINYA?

Posted Sabtu, 21 Januari 2012 by Retno Arienta Sari
Halo semua! Kalian pasti sudah tau apa itu sampah karena sampah merupakan bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Kita tidak mungkin bisa lepas dari sampah. Kadang kala kita sering tidak sadar bahwa sampah dapat menimbulkan banyak masalah jika tidak ditangani dengan benar.

Membiarkan sampah berserakan dapat mengakibatkan berkembangnya penyakit yang membahayakan kita. Bayangkan deh, hewan apa saja yang biasa kita temui di kotak sampah? Kecoa, tikus, lalat, dan lainlain.. serem yaa! Kalau kita tinggal dengan sampah yang dihinggapi binatang tersebut, wah sudah pasti lingkungan kita jadi kotor dan mudah terserang penyakit.

Nah... agar tidak menjadi masalah, sampah harus ditangani dengan baik dan benar! Berikut ini beberapa tips menangani sampah :

1. Buanglah sampah pada tempatnya

2. Lakukan 3R (Reduce, Reuse, Recycle)

3. Pilihlah sampah berdasarkan jenisnya untuk mempermudah didaur ulang

Itu dia tips menangani sampah, mudah bukan? Tapi, teman-teman sudah tau 3 R belum (di point 2) ? 
Jadi, 3 R itu singkatan dari Reduce, Reuse, dan Recycle.

Reduce adalah upaya mengurangi segala sesuatu yang menghasilkan sampah
Reuse adalah upaya memanfaatkan kembali bahan atau barang, agar tidak menjadi sampah
Recycle adalah menggunakan kembali bahan setelah melalui proses pengolahan seperti koran, botol, ember, dan kaleng.

Apa aja sih contoh-contoh dari 3R? Gimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari?
1. REDUCE :
- Kurangi penggunaan plastik dengan membawa tas sendiri dari rumah
-Belilah kemasan dalam ukuran besar sekaligus selain lebih murah juga mengurangi sampah
-Kurangi penggunaan popok kertas dan beralih ke popok kain
-Kurangi penggunaan tisu, gunakan sapu tangan

2. REUSE :
-Gunakan kertas di dua sisi
-Sumbangkan barang-barang yang sudah tidak terpakai agar dapat digunakan kembali oleh orang yang masih membutuhkan
-Gunakan kreativitas untuk memperpanjang umur kemasan dari produk yang kita beli

3. RECYCLE :
-Mendaur ulang kertas dari sampah-sampah kertas dan karton
-Membuat kompos dari sampah organik
-Mendaur ulang gelas dan botol plastik menjadi biji plastik dan sampah kertas untuk dijadikan kertas daur ulang

Ternyata tidak sulit kan untuk menanggulangi sampah, bahkan dengan sedikit kepedulian kita terhadap lingkungan sama saja kita sudah peduli terhadap diri kita sendiri dan orang lain! SALAM HIJAU

(Sumber : Olahan Materi Persampahan Jambore Sanitasi 2011)